30 Jan 2012

FILM INDONESIA FAVORITKU (2005-2010)

Ada beberapa film drama Indonesia yang menurutku bagus dan lumayan mengesankan periode tahun 2005-2010. Berikut list nya (random) :

1. HEART (2006)



   










Farel (Irwansyah) bersahabat sejak kecil dengan Rachel (Nirina Zubir). Rachel diam-diam mencintai Farel sejak kecil bahkan pernah memahat nama mereka di rumah pohon tempat biasa mereka bermain, tapi hingga mereka dewasa Farel tak pernah tau perasaan Rachel, sampai akhirnya ia mengenal seorang penulis komik bernama Luna (Acha Septriasa) dan Farel jatuh cinta dengan Luna yang ternyata mempunyai penyakit sirosis. Luna selalu menghindari Farel karena sadar ia sakit, tapi Farel tetap bertekad untuk berhubungan dengan Luna, sementara itu dilain pihak Farel tak pernah sadar saat ia sering curhat dengan Rachel tentang Luna, ternyata itu sangat menyakiti hati Rachel. Inti dari konflik di film ini berkisar tentang cinta segitiga dan persahabatan.

Sebelum nonton Heart versi film, saya udah terlebih dulu baca novel adaptasinya, jadi udah ga berasa greget lagi pas nonton filmnya. Filmnya juga ga jauh beda dengan versi bukunya walaupun kesan pilu tetap lebih kuat dalam novel adaptasinya. Tapi at least film ini cukup mewakili apa yang ingin disampaikan dari novel aslinya. Dengan setting di Pangalengan Jawa Barat, dengan lokasi di kawah putih, di perkebunan, di danau dll semakin memperindah dan memperkuat unsur romantic dalam film ini. Acha dan Irwansyah sangat kuat membangun chemistry di film ini. Mungkin karena faktor keduanya yang saat itu  masih menjalani hubungan percintaan, begitu juga akting antara Irwan dan Nirina yang sangat kompak. Heart adalah salah 1 drama romantic yang menarik, walaupun ada beberapa akting dan penggambaran cerita yang terlihat sedikit berlebihan dan ''maksa'' tapi masih bisa dimaafkan karena tertutupi oleh kemasan romantisme yang kental, dan juga  balutan soundtracknya yang sangat kuat menjiwai film ini.


2.RADIT DAN JANI (2008)



Radit (vino bastian) dan Anjani (Fahrani) nekat menikah tanpa persetujuan orang tua. Sementara Radit masih belum bisa lepas dari obat-obatan terlarang. Mereka hidup susah, serba kekurangan, dan hanya bekerja serabutan tapi saling mencintai. Radit selalu merasa bersalah karena tak pernah bisa membahagiakan Jani .

Radit dan Jani adalah film kedua yang sukses membuatku berderai-derai air mata selain Hachiko. Lebay mungkin yah. Tapi itulah. Film ini sangat lihai menyentuh sisi kemanusiaan, sisi kesensitifan penontonnya hingga diriku bisa sebegitu cengengnya saat menonton film ini :D. Film ini dikemas dengan gaya santai, kental dengan nuansa rock and roll tapi menyimpan sisi-sisi  romantisme dan  kesedihan.

3. HARI UNTUK AMANDA (2010)
 
 

Amanda (Fanny Fabriana) 10 hari lagi akan menikah dengan Dody (Reza Rahardian) tapi Dody malah sibuk dengan urusan kantornya. Dody ga pernah ada waktu mempersiapkan pernikahannya. Semua dikerjakan sendiri oleh Amanda. Saat amanda dilanda stress, Hari si mantan pacar (Oka antara) tiba-tiba hadir lagi ke kehidupan Amanda, dan mereka justru kembali dekat di hari-hari jelang pernikahan Amanda. Malah Hari yang akhirnya punya banyak waktu menemani Amanda mengurus pernikahannya. Perlahan kenangan masa lalu bangkit kembali, tentang kenangan waktu sekolah mereka dulu dll.

Film ini sangat berkesan buatku. Dari mulai jalan cerita dan konflik-konflik yang sebenernya sederhana tapi dikemas dengan sangat menarik. Dengan para pemain yang mampu membawa cerita simple menjadi sangat mengesankan. Akting Fanny Fabriana sangat natural dan tidak berlebihan. Begitu juga dengan Oka Antara yang mampu mengimbangi lawan mainnya. Cukup terharu dengan beberapa scene antara Hari dan Amanda.

4. TENTANG DIA (2005) 

 

Gadis (Sigi Wimala ) dan Rudi (Adinia Wirasti) tak sengaja saling mengenal setelah mengalami kecelakaan kecil di jalan raya. Gadis yang mengalami patah hati ''akut'' setelah diselingkuhi pacarnya, mendadak ceria kembali setelah kenal dengan Rudi. Konflik film ini trus mengalir sampai pada akhirnya Gadis curiga pada Rudi mengira kalau perhatian-perhatiannyanya selama ini karena Rudi mencintainya sebagai kekasih. 

Ini film lawas favoritku. Tokoh Rudi diperankan oleh Adinia Wirasti dengan luwes. Ia mampu membawakan karakter super tomboy, dengan jeans belelnya, rambut panjangnya dan gaya cueknya. Sifat  Rudi yang selalu ingin melindungi Gadis justru menimbulkan konflik dalam diri Gadis (Sigi Wimala), dimana ia menjadi rancu mengartikan perhatian-perhatian Rudi. Film yang disutradarai oleh Rudi Sudjarwo ini terasa sangat melankolis karena sepanjang film kita  dibuai dengan lagu-lagu Melly sebagai backsoundnya, membuat aura kesenduan makin dominan dalam film ini. Mengingat film ini memang diangkat dari cerpen karya Melly dengan judul sama (Tentang Dia). Dimana Tentang dia juga merupakan soundtrack karya Melly di film ini. Akting Sigi Wimala juga sangat pas dalam memerankan sosok yang sedang mengalami trauma percintaan. Juga sosok Fauzi Baadillah yang walaupun kurang total tapi lumayan memberi warna di film ini.
   
5.LOVE STORY (2010) 



Ranti ( Acha septriasa ) dan Galih (Irwansyah) bersahabat sejak kecil. Mereka hidup di desa terpencil yang sekolah pun harus menempuh perjalanan jauh. Ranti bertekad dan bercita-cita dari kecil untuk menjadi seorang guru dan mendirikan sebuah sekolah. Titik konflik muncul pada saat galih melamar Ranti tapi ditentang oleh masyarakat desa itu karena di anggap menyalahi adat, karena desa mereka dipisahkan oleh sungai yang konon jika menikah akan mendatangkan bencana. Sejak itu Ranti harus diam-diam keluar rumah mencari cara agar bisa bertemu Galih yang diam-diam bekerja keras diluar sana membangun sebuah sekolah dan kincir angin. .

Film percintaan yang menarik. Tapi harus ku bilang ada beberapa bagian film ini yang agak lebay dan overdramatisasi. Terutama waktu Galih membangun sekolah dan kincir angin sendirian sampai  ga kenal waktu. Agak aneh aja bagiku (sebagai penonton yg mengharapkan tayangan realistis).Tapi sebagai melodrama romantis, film ini cukup memenuhi syarat. Karena mengambil setting pedesaan yang indah, ditambah chemistry Acha dan Irwansyah yang masih lumayan klik.

6. KALAU CINTA JANGAN CENGENG (2009)



 
Tentang Boy (Ringgo Agus Rahman) seorang aktor terkenal yang suatu ketika mengalami kecelakaan yang menewaskan orang tua Yani (Marshanda ). Yani, seorang pecandu narkoba yang sedang di rehabilitasi, tak pernah tau kalau Boy adalah yang menyebabkan kematian ortunya. Sampai akhirnya mereka berkenalan di panti rehabilitasi dan Boy diam-diam merasa bersalah lalu mengajak Yani tinggal dirumahnya. Ia ingin menyembuhkan Yani

Ceritanya mengharukan buatku, apalagi di scene-scene terakhir. Mengingat Ringgo adalah aktor specialis komedi dengan peran-peran khas slengekannya. Tapi disini ia justru berperan menjadi tokoh yang cukup serius dengan cerita melodrama pula. Akting Marshanda juga cukup oke. Mengingat ia juga sebelumnya tidak pernah bermain film dengan peran sebagai seorang  junkies. Ada unsur-unsur romantis yang ku tangkap juga di film ini. Sedikit nyesek di akhir cerita.

7. 3 HARI UNTUK SELAMANYA (2007)
 
 
Ambar (Adinia Wirasti) seorang cewek yang berperangai sedikit liar, ia mempengaruhi Yusuf, sepupunya ( Nicholas Saputra) minum-minum dan meninggalkan acara keluarga. Sampai tersadar pada pagi harinya ternyata mereka ketinggalan pesawat. Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan dari jakarta ke jogja dengan mobil, dan perjalanan yang seharusnya hanya 1 hari menjadi 3 hari karena selama 3 hari itu mereka menemui banyak hal,  mulai dari orang-orang aneh, dan juga tiba tiba terlibat perbincangan tentang seks dan pernikahan. 3 hari itu mendekatkan mereka melebihi hubungan sepupu.

Film yang simple, sebuah drama yang terkesan tidak dinamis tapi berhasil membuatku meresapi setiap jengkal cerita dan dialog-dialog kritisnya. Dengan menggaet aktris dan aktor yang bertalenta khususnya Adinia Wirasti yang notabene bukan aktris ecek ecek, juga Nicholas Saputra yang pernah sukses juga menyumbang karakter kuat dalam AADC Digarap pula oleh dua sineas papan atas Mira Lesmana dan juga Riri Reza. Film ini pada akhirnya tampil sebagai road movie berkualitas yang mampu mengupas kisi-kisi kehidupan anak muda dengan gamblang. Film ini bahkan pernah tayang di festifal-festifal film luar.
 
8. DUNIA MEREKA (2006)


Du-Mer dibintangi oleh Adinia Wirasti (lagi-lagi). Gw suka dengan akting Asti yang selalu natural dan all out di tiap film-filmnya. Di film ini Asti berperan menjadi Filly, seorang cewek penyuka dan pemain nada-nada blues yang bergabung di grup band milik Ivan (Christian Sugiono), Filly mempunyai sifat tertutup karena perasaan bersalah yang dibawanya sejak ditinggal sang ibu. Ayah Filly sebenernya melarang Filly bermain musik karena ga mau Filly jadi seperti sang ayah yang melupakan keluarga hanya karena musik, tapi Filly tetap bermain musik dengan gitar fender kesayangannya. Bahkan Sejak bergabung di band Ivan, Filly kian dekat dengan Ivan, dan lambat laun Ivan pun tau ketertutupan Filly karena rasa bersalah yang dibawanya. Inti dari konflik film ini adalah keinginan band Ivan untuk menghilangkan unsur blues dari gitar Filly dalam musik mereka dan mengganti dengan musik yang lebih komersil, sementara dilain pihak Filly tetap teguh dengan blues sebagai ''jiwanya''

Kualitas akting Asti emang selalu bagus di film-filmnya. Ga ada film yang akhirnya menjadi ecek-ecek kalau dibintangi aktris peraih piala Citra di film Tentang Dia ini. Akting yang tidak pernah dibuat-buat, selalu natural dan all out adalah kemampuan yang sulit ditemui dari aktris-aktris lain. Di film ini ia bisa memainkan tokoh Filly dengan sangat menjiwai. Pokoknya akting Asti bener-bener keren di film ini. Buat anak-anak band film ini sangat pas untuk ditonton. Pertentangan-pertentangan misi dan konflik-konflik yang sering dialami oleh sebuah band dan juga konflik dalam diri Asti sendiri akan jadi sajian yang menarik, plus akting Asti yang sangat kerennn dan permainan musik  blues-nya juga keren banget, apalagi di scene-scene terakhir. 

9. JAKARTA MAGHRIB (2010)


   










Jakarta Maghrib adalah sebuah omnibus atau film yang terdiri dari beberapa segmen. Keenam segmen dalam film ini mempunyai judul yang berbeda-beda tapi saling berkaitan. Dalam film ini semua ceritanya saling terhubung dan berkaitan dengan waktu maghrib. Segmen pertama berjudul Iman Cuma Ingin Nur, segmen kedua berjudul Adzan, segmen ketiga Menunggu Aki, lalu segmen keempat berjudul Jalan Pintas, dan segmen kelima berjudul Cerita si Ivan, dan ditutup dengan segmen keenam yang berjudul Ba'da dimana semua karakter akhirnya dipertemukan

Saya menyukai film ini karena tiap segmen menceritakan kehidupan sehari-hari yang sebenarnya sederhana tapi banyak mengandung pesan dan kritik sosial. Selain itu pemainnya hampir semuanya berkualitas dan menunjukkan akting terbaiknya. Salah satu yang membuatku tertarik jelas karena adanya Adinia Wirasti yang memang selalu selektif dalam memilih film, juga nama-nama seperti Reza Rahardian, Fanny Fabriana, Lukman Sardi dan Ringgo Agus Rahman. Dijamin ga rugi deh nonton film ini. Salah 1 film indonesia yang berkualitas dan bisa jadi pilihan bagi kamu yang pengen lihat film bermutu


Happy Watching ^^

1 komentar:

rheena.ilSy@ Blog mengatakan...

setuju gan..
ane jg respect sama film2 yg di bintangi adhinia.
salut!

cmn ad 1 prtnyaan ni gan,,ttg film 3 hari tuk slamanya. koq kya naanggung gtu ane nangkepnya. mgkn krn bru 1x nonton jd blm ngeh. scene wktu mrka lg nunggu tambal ban d kuburan trus gambar hitam total cmn trdgar suara gaduh. trus wktu mrka brdua didalam kamar ngobrol soal kuliah. tiba2 udh 9 bulan kmudian. endingnya ktemu d nikahan . mksudny gmn ya itu? g ngerti ane.. hehe