18 Des 2011

A LONELY PLACE TO DIE (2011)





Saat berada di sebuah rental film, pandanganku langsung tertuju ke 1 buah film. Menarik juga sampul filmnya, kayaknya film thriller adventure gitu kan. Ada gambar cewek lagi manjat tebing lengkap dengan ransel hikingnya. Akhirnya tanpa pikir panjang dan tanpa membaca apa yang tertera di sampul filmnya langsung aja ku pinjem tu dvd dengan harapan akan melihat film thriller pendakian yang  memacu adrenalin. Setelah sampe rumah langsung deh nge-play ni film. Adegan-adegan pertama  dibuka dengan  sangat meyakinkan, menunjukkan  bahwa ini emang film adventure tentang hiking alias panjat tebing. Tapi makin lama film ini makin jauh dari perkiraanku.  

Setelah beristirahat dan menentukan orientasi medan di pos, ke lima pendaki itu memulai agenda pendakiannya pada keesokan harinya. Mereka mulai melakukan perjalanan, ketika tiba-tiba mendengar suara-suara aneh dari dalam tanah. Mereka menemukan keberadaan seorang anak kecil yang dikubur hidup-hidup  dan (sialnya)  gadis kecil tersebut malah dibawa oleh rombongan pendaki tersebut . Yaahh akhirnya penonton pun kecewa sodara-sodara , karena ternyata  film ini tidak berfokus  ke adegan-adegan pendakian-nya. tapi malah jadi kayak film action- thiller gitu. karena setelah membawa gadis tersebut, para pendaki mulai dikejar-kejar oleh orang-orang bersenjata yang tentu aja ada kaitannya dengan gadis kecil tadi.  


Sebenernya sih sah-sah aja kalo mau menggabungkan unsur thriller adventure dengan action, tapi sepertinya formula yang di ramu di film ini malah menjadikan ni film kurang nendang .Sepanjang scene kejar-kejaran tersebut gw bener-bener gak menikmati momen thriller action tersebut. Coba kalo misalnya film ini emang fokus dengan panjat-panjatan tebing, dibuat sesuai dengan adegan-adegan seperti di scene pembuka pasti akan lebih menegangkan.

Intinyaa sih sebenernya film ini ga jelek. Bagi pecinta action mungkin akan sangat terpuaskan karena sepanjang film dipenuhi dengan adegan-adegan mengintai, bersembunyi, dan menembak. Tapi bagiku A Lonely Place to Die bukanlah film yg sedap untuk 'di santap' karena  hanya memberikan harapan-harapan kosong di awal film dengan pembukanya yang sepertinya menegangkan sekali tapi akhirnya malah dicampur aduk dengan adegan-adegan action yang membuat film ini menjadi kehilangan aura adventure-nya. Yah sebenernya agak subjektif ya, karena ekspektasiku di awal yang mengharapkan film ini adalah pure film adventure, jadi bukan berarti film ini jelek, mungkin cukup bagus buat orang yang memang suka dengan genre action :)

 

Tidak ada komentar: